Begini Cara Daftar Online BPJS Ketenagakerjaan dengan Cepat dan Mudah

Begini Cara Daftar Online BPJS Ketenagakerjaan dengan Cepat dan Mudah

Begini Cara Daftar Online BPJS Ketenagakerjaan dengan Cepat dan Mudah merupakan cara mudah untuk registrasi BPJS dengan sistem pendaftaran secara online. Dengan cara ini anda tidak perlu lagi untuk bersusah payah datang ke kantor BPJS hanya untuk sekedar mendaftar.
www.bpjs-ketenagakerjaan.go.id pendaftaran, daftar bpjs ketenagakerjaan perusahaan online, registrasi bpjs ketenagakerjaan, daftar bpjs ketenagakerjaan perorangan online

BPJS Ketenagakerjaan Pendaftaran Online Mandiri adalah langkah yang dapat anda lakukan bila hendak meregistrasikan diri sebagai peserta BPJS namun malas untuk antre lama di Kantor BPJS. Semua bisa anda lakukan dengan mudah dan cepat melalui perangkat device anda, baik lewat laptop maupun android yang terhubung dengan jaringan Internet.

Lalu Bagaimana Cara Mendaftar BPJS Ketenagakerjaan? Untuk itu silahkan anda simak beberapa penjelasan terlebih dahulu terkait Cara Daftar Online BPJS Ketenagakerjan berikut ini agar anda tidak bingung dengan Tutorial Registrasi Online BPJS yang akan kami uraikan di bawah.

Program BPJS bukanlah sebuah hal baru di masyarakat, namun meski demikian masih banyak diantaranya yang belum mengerti Apa itu BPJS Ketenagakerjaan? dan Apa Manfaat BPJS Ketenagakerjaan? Silahkan simak terlebih dahulu penjelasan berikut.

Program BPJS Ketenagakerjaan

Pada Dasarnya BPJS Ketenagakerjaan memiliki beberapa program, yaitu program Jaminan Hari Tua (JHT), Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Program Jaminan Kematian (JKM), Program Jaminan Pensiun, Jasa Konstruksi, Bukan Penerima Upah (BPU).

Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan


1. Program Jaminan Hari Tua (JHT)

Dengan adanya Program Jaminan Sosial dapat menyediakan suatu program perlindungan yang bertindak sebagai dasar perlindungan utama bagi tenaga kerja sehingga akan menjamin keamanan dan kepastian terhadap risiko-risiko sosial ekonomi dikemudian hari.

Program Jaminan Hari Tua (JHT) memberikan manfaat dalam bentuk uang tunai yang besarnya didapat dari nilai akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya. Nantinya dana tersebut akan dibayarkan sekaligus apabila peserta terdaftar mencapai usia 56 tahun, meninggal dunia dan/atau cacat total tetap.

2. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Risiko dalam bekerja sering disebut sebagai Kecelakaan kerja yang sedianya harus diwaspadai oleh tenaga kerja dalam melaksanakan tugas kerjanya baik dikantor maupun lapangan. Dengan adanya Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) maka sekiranya terjadi hal yang tidak diinginkan dalam bekerja maka yang terdaftar akan mendapat manfaat berupa jaminan kesehatan, uang tunai, santunan kecacatan, santuan kematian dan biaya pemakaman, serta beasiswa bagi peserta yang meninggal atau cacat total saat bertugas.

3. Program Jaminan Kematian (JKM)

Hal lain yang tidak diinginkan selain kecelakaan kerja adalah kematian, jika yang terdaftar dalam Program Jaminan Kematian tutup usia maka ahli waris dari peserta program BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal bukan karena kecelakaan kerja akan diberikan uang tunai terkait kesepakatan dalam Program BPJS.

4. Jaminan Pensiun

Pada dasarnya Jaminan pensiun memiliki tujuan untuk mempertahankan derajat kehidupan yang layak bagi peserta terdaftar dan/atau ahli warisnya dengan memberikan penghasilan setelah peserta memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia.

Manfaat pensiun yang diperoleh yakni sejumlah uang yang dibayarkan setiap bulan kepada peserta yang memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau kepada ahli waris bagi peserta yang meninggal dunia.

5. Jasa Konstruksi

Jasa Konstruksi merupakan program yang terkait dengan layanan jasa konsultasi konnstruksi, baik itu perencanaan pekerjaan konstruksi, layanan jasa pelaksanaan pekerjaan konstruksi maupun layanan konsultasi pengawasan pekerjaan konstruksi.

Manfaat mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan ini adalah mendapat santunan kecelakaan dan kematian akibat kecelakaan kerja bagi pesetrta terdaftar.

6. Bukan Penerima Upah (BPU)

Tenaga Kerja yang melakukan pekerjaan di Luar Hubungan Kerja (LHK) adalah orang yang berusaha sendiri yang pada umumnya bekerja pada usaha-usaha ekonomi informal.

Tenaga Kerja Luar Hubungan Kerja (LHK) meliputi: Pemberi Kerja; Pekerja di luar hubungan kerja atau Pekerja mandiri dan Pekerja yang tidak termasuk pekerja di luar hubungan kerja yang bukan menerima Upah. Contoh BPU antara lain tukang ojek, supir angkot, pedagang keliling, dokter, pengacara/advokat, artis, dan lain-lain.

Syarat Daftar BPJS Ketenagakerjaan Online Maupun Offline untuk Perorangan atau Mandiri


Sebelum anda mendaftar BPJS Ketenagakerjaan via online atau manual, maka diharapkan melengkapi syarat pembuatan BPJS Ketenagakerjaan di bawah ini:

1. Syarat Daftar BPJS Ketenagakerjaan untuk Tenaga Kerja Dalam Hubungan Kerja

Tenaga kerja jenis ini beranggotakan pekerja sektor formal non-mandiri seperti PNS, TNI/POLRI, pensiunan PNS/TNI/POLRI, BUMN, BUMD, swasta, yayasan, joint venture, veteran dan perintis kemerdekaan.

Pendaftaran dilakukan oleh pemberi kerja/ instansi/ perusahaan tempat mereka mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan.

Syarat untuk membuat BPJS Ketenagakerjaan untuk Tenaga Kerja Dalam Hubungan Kerja

  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), asli + fotokopi
  • NPWP perusahaan, asli + fotokopi
  • Akta perdagangan perusahaan, asli + fotokopi
  • Fotokopi KTP masing-masing karyawan
  • Fotokopi Kartu Keluarga masing-masing karyawan
  • Pas foto karyawan ukuran 2×3 masing-masing 1 lembar

2. Syarat Daftar BPJS Ketenagakerjaan untuk Tenaga Kerja Luar Hubungan Kerja

Tenaga kerja jenis ini beranggotakan pekerja sektor informal maupun pekerja mandiri seperti tukang ojek, supir angkot, pedagang keliling, dokter, pengacara/advokat, artis, dan lain-lain. . Pendaftaran dilakukan oleh pekerja yang telah membentuk wadah/organisasi dimana terdiri dari minimal 10 orang dan mendaftar ke BPJS Ketenagakerjaan.

Syarat membuat BPJS Ketenagakerjaan untuk Tenaga Kerja Luar Hubungan Kerja

  • Surat izin usaha dari RT/ RW/ Kantor Kelurahan setempat
  • Fotokopi KTP pekerja
  • Fotokopi kartu keluarga masing-masing pekerja
  • Pas foto bewarna ukuran 2×3 masing-masing pekerja 1 lembar

Cara Daftar Online BPJS Ketenagakerjaan


Berikut ini cara daftar kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara online antara lain sebagai berikut :

1. Langkah awal silahkan pilih “TENAGA KERJA” yang terdapat di bagian kanan atas pada halaman web BPJS Ketenagakerjaan.

2. Setelah itu silahkan masuk ke halaman tenaga kerja, Anda akan menemukan kotak dengan tulisan LOGIN dan REGISTRASI. anda pilih “REGISTRASI”untuk mendaftar.

3. Kemudian silahkan anda isi data-data yang diminta diantaranya, Nomor KPJ Aktif (terdapat pada kartu BPJS Ketenagakerjaan Anda), Nama sesuai KTP, Tanggal Lahir, Nomor e-KTP, Nama Ibu Kandung, Nomor Handphone, Email, dan terakhir anda isi kode keamanannya.

4. Bilamana semua data yang ada di form telah anda isi maka perhatikan di bagian bawah ada kotak kecil yang memiliki keterangan “Ya, Saja Setuju” pilih atau centang kotak tersebut setelah membaca ketentuan di atasnya.

5. Selanjutnya sebagai langkah akhir silahkan anda pilih “Submit”.

6. Setelah itu anda nantinya menerima PIN (sebanyak 6 digit angka) terkait verifikasi layanan BPJS Ketenagakerjaan, jadi silahkan cek nomor handphone dan email yang anda tadi daftarkan pada langkah 3.

Untuk lebih jelasnya silahkan anda sesuaikan langkah di atas dengan Tutorial Video Cara Registrasi Online BPJS Ketenagakerjaan yang ada di bawah ini 

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar